oleh

Sulsel Segera Punya Kereta Api

Editor : rakyat-admin-HL-

Hari ini, Gubernur-Menhub Tanda Tangan MoU

ilustrasi

RAKYAT SULSEL — Rencana proyek perkeretaapian di Sulsel, segera terwujud. Pemprov Sulsel dan Kementrian Perhubungan akan memperkuat kesepakatan melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) tentang kereta api. Khususnya, klausul mengenai anggaran.
“Besok (hari ini, red), ada penandatanganan MoU tentang perkeretaapian. Termasuk, kesepakatan tentang komitmen dalam hal anggaran,” ungkap Syahrul Yasin Limpo, Gubernur Sulsel, Kamis (31/5).
Syahrul mengungkapkan, proyek kereta api, termasuk monorail, membutuhkan anggaran yang tidak sedikit. Bahkan, mencapai triliunan rupiah sehingga diatur langsung oleh kementrian atau sifatnya multinasional. “Ini kan proyek multinasional jadi diatur oleh kementrian. Kita tinggal membangun kesiapan diri,” ujarnya.
Sementara, Kepala Dinas Perhubungan Sulsel, Masykur Sulthan, menjelaskan, MoU yang akan ditandatangani tersebut mengatur tentang kesepakatan pembangunan kereta api antar lintas Mamminasata dan Makassar-Parepare. Meskipun tujuan pembangunan kedua proyek tersebut berbeda, dimana kereta api antar Kota Mamminasata untuk mengatasi kemacetan sedangkan kereta api Makassar-Parepare untuk mendukung arus perekonomian regional, tetapi keduanya saling dukung.
“Proyek ini sudah sangat didambakan oleh masyarakat Sulsel dan sudah lama sekali. Kita bersyukur bahwa harapan rakyat mendapat respon yang sangat baik dari pemerintah khususnya kementrian perhubungan,” terangnya.
Dalam rangka percepatan proyek tersebut, lanjut Masykur, kementrian perhubungan dan Pemprov Sulsel melakukan sharing anggaran untuk pembiayaan studi. Hasilnya, lintas Makassar-Parepare akan dimulai tahun ini. Sedangkan, untuk antar kota Mamminasata akan memasuki tahap pembebasan lahan pada tahun anggaran 2013.
“Setelah studi penetapan jaringan, kita sudah ketahui dimana stasiun besarnya, stasiun kecilnya dan perlintasannya. Sehingga, pembebasan lahan sudah sangat memungkinkan untuk dilakukan. Bulan September nanti, kita sudah ketahui berapa dana yang dibutuhkan untuk pembebasan lahan,” jelasnya. (RS5/eui/C)

Komentar