oleh

Spaso dan Deny Marcel Susul PSM ke Padang

Editor : rakyat-admin-Olahraga-

RAKYAT SULSEL — Proses gugatan PSM Makassar kepada Komisi Disiplin PSSI terkait kartu merah penyerang asing PSM Makassar, Ilija Spasojevic sementara bergulir. Pelatih PSM, Petar Segrt dan Chief Executive Oficer (CEO) PSM, Rully Habibie turut mengawal gugatan itu.

Petar menyebutkan, jika dalam aduan itu dirinya juga menyertakan hasil rekaman video dimana Spaso diberikan kartu merah. Video itu sebagai bukti jika pemian asal Montenegro itu tidak wajar mendapatkan kartu merah langsung. Terlebih, PSM harus kehilangan Spaso selama dua kali pertandingan.

“Spaso sudah bisa kita mainkan. Setelah melihat rekaman, PSSI akhirnya menerima gugatan kartu merah yang diberikan wasit pada pertandingan melawan Persiraja lalu,” ungkap Petar, kemarin.

Sementar Rully menyebutkan, keputusan soal diterima tidaknya gugatan Spaso tinggal menunggu keputusan Komisi Disiplin PSSI sebelum dia bisa main di Padang menghadapi Semen Padang FC pada pertandingan lanjutan Indonesian Premier League (IPL), Minggu (3/6) nanti.

“Sudah bisa main, tinggal tunggu keputusan komdis. Makanya Spaso juga kita bawa ke Padang,” kata Rully.

Pemain nomor punggung 9 itu diberikan kartu merah oleh wasit Hidayat setelah berusaha melerai pertikaian saat melawan Persiraja Banda Aceh. Pemain yang telah mengemas Sembilan gol di IPL musim ini terpaksa absen saat pasukan Ramang ditundukkan Arema Indonesia di Piala Indonesia.

Kemarin, Spaso berada di Jakarta bersama Petar dan Rully. Jika gugatan diterima maka pemain asal Serbia itu tampil melawan Semen Padang FC. Tidak hanya dia, kiper utama PSM Deny Marcel juga dipastikan tampil setelah kiper ketiga, Deny Saprianto, dijerat kartu merah dalam laga melawan Arema. (RS3/AKu)

Komentar