oleh

Pemkot Tak Berwenang Tutup Pabrik Miras

Editor : rakyat-admin-Berita-

RAKYAT SULSEL – Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar tidak memiliki kewenangan untuk melakukan penutupan terhadap pabrik Minuman Keras (miras), hal tersebut diungkapkan oleh Anggota Komisi A dari Partai Golkar Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Makassar, Yusuf Gunco saat menerima kunjungan kerja Badan legislasi DPRD Kota Cirebon di ruangan Banggar gedung DPRD Kota Makassar, Kamis (31/5) kemarin.
“Izin produksi minuman keras yang di miliki oleh pabrik tersebut di keluarkan oleh kementerian perindustrian dan perdagangan Republik Indonesia, pemerintah Kota hanya mengeluarkan izin ganguan/tempat usaha (HO). Jadi posisi pemkot Makassar sangat dilematis,” ungkapnya.
Menurut Yugo–sapaan akrab Yusuf Gunco–jika pemerintah kota melakukan penutupan maka pihak perusahaan bisa saja menggugat.”Jadi yang mesti melakukan penutupan adalah dari kemeterian dan pemkot Makassar hanya bisa meninjau ulang izin usahanya,” lanjutnya.
olehnya itu, saat ini pemkot Makassar mempunyai tiga opsi untuk persoalan tersebut, yang pertama adalah tetap memberikan kewenana kepada pemilik pabrik untuk terus beroperasi, yang kedua pemkot akan melakukan relokasi ke tempat yang sesuai dan yang ketiga adalah menutup pabrik tersebut.
Sementar itu, Kepala Seksi Usaha perdangangan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Makassar, Aris, mengatakan bahwa  pabrik miras tersebut seharusnya tidak bverada di tempat pemukinan. “Ada baiknya jika industri seperti itu di tempatkan pada area industeri yang tlah di tetapkan oleh pemerintah Kota seperti di kompleks industri KIMA,” tutupnya. (RS1/dj/D)

Komentar