oleh

Fadli Mulai Kumpul Dukungan di Bone

Editor : rakyat-admin-Daerah-

RAKYAT SULSEL — Sejak Februari, bakal calon Wakil Bupati Bone  Andi Fadli Yusuf, Komisioner Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Sulsel, sudah mencetuskan koalisi independen, karena pihaknya telah meprediksi jika maju lewat jalur partai kemungkinannya amat kecil.

Fadli mengaku, timnya kini sudah terus melakukan sosialisasi. “Sebagai orang yang cerdas, kita harus realistis dan terus melakukan komunikasi dengan bakal calon lainnya. Sudah ada beberapa calon kandidat yang memberi respon, tapi masih harus dipelajari dulu. Siapa dia? Nanti saja,” katanya.

Saat dikonfirmasi, bagaimana peluangnya jika maju melalui jalur perseorangan, mengingat Andi Irsan Galigo yang batal maju melalui jalur partai setelah terdepak dari golkar ngotot maju lewat jalur perseorangan, yang artinya persaingan semakin berat. Fadli mengatakan itu tidak jadi masalah.

“Semua orang punya hak, yang penting memenuhi persyaratan dukungan. Intinya, saya punya niat yang baik dan tetap realistis. Bahkan saya sudah melakukan sosialisasi sembilan bulan, dan saya berharap, pesan yang saya komunikasikan di Bone sampai ke masyarakat,” ungkap Mantan Ketua Mahasiswa Bone yang kini menjabat sebagi Pembina Mahasiswa Bone ini.

Dosen Komunikasi ini juga menambahkan, siapapun yang calon bupati dan wakil bupati di Bone, persaingannya sama saja. Dalam menghadapinya, strategi harus bagus, karena hampir semua yang maju dalam pertarungan kursi 01 dan 02 di Bone 2013 nanti masih dalam rumpun keluarga. “Yang penting sekarang, bagaimana menyusun strategi dan program yang cocok dengan masyarakat,” terangnya.

Fadli juga mengaku, komunikasi dengan tim di Bone terus berjalan, dan sosialisasi tentang Andi Fadli Yusuf sudah berjalan dengan membagikan buku saku yang berisi visi misi dan program kerja yang cocok bagi Bone.

Bahkan untuk memenuhi syarat administrasi calon perseorang sesuai Undang-undang  Komisi Pemilihan Umum (KPU) No 13 Tahun 2002 pasal 8, tentang   syarat bakal calon kepala daerah kabupaten/kota yang jumlah penduduk di daerahnya lebih 1 juta jiwa harus didukung sedikitnya 3% dari total penduduk, tim dari Fadli mengaku sudah mulai mengumpulkannya. (*)

Komentar