oleh

Arema Bantah Tudingan Petar

Editor : rakyat-admin-Olahraga-

RAKYAT SULSEL — Tudingan yang dilontarkan pelatih PSM Makassar, Petar Segrt, yang menyebutkan Arema Indonesia tampil dengan dua pemain ‘siluman’ dalam laga leg kedua babak 16 besar Piala Indonesia, Rabu (30/5) lalu dibantah manajemen Arema.

Media Officer Arema Indonesia, Noor Ramadhan, menyebutkan  pernyataan Segrt tentang dua pemain bermasalah itu sama sekali tak berdasar. Pasalnya, tidak ada pemain Arema yang mendapat hukuman dari PSSI sehingga tidak bisa tampil di laga tersebut.

“Tidak pernah ada itu hukuman dari PSSI pada Hermawan dan Eka Hera, seperti yang dituduhkan oleh Segrt. Kami masih menyimpan surat dari PSSI terkait hal ini,” ungkap Nunun, sapaan karib Noor Ramadhan, kemarin.

Nunun menyebutkan Arema Indonesia mengakui bahwa dalam kericuhan yang terjadi di Makassar lalu, Hermawan dan Eka Hera sempat melakukan kontak fisik pada wasit. Namun, kontak fisik itu tidak seperti yang dikoarkan oleh Petar

“Dalam laporan pun, tertulis bahwa pemain kami, Hermawan menarik baju wasit dan Eka Hera menendang kaki wasit. Jadi bukan memukul, seperti yang dikatakan terus menerus oleh Petar,” paparnya.

“Kemudian PSSI mengirim surat ke kami untuk melakukan klarifikasi terkait insiden tersebut. Kami mengakuinya dan sudah secara resmi meminta maaf. Jadi, sekali lagi, tidak pernah ada hukuman apapun pada Hermawan dan Eka Hera,” tandas Nunun.

Komentar