oleh

Kadin: Indonesia Sasaran Empuk Impor

Editor : rakyat-admin-Ekonomi & Bisnis-

RAKYAT SULSEL — Kamar Dagang dan Industri (Kadin) menilai Indonesia menjadi sasaran empuk impor barang di tengah melemahnya perekonomian dunia.

“Perkembangan impor, dilihat dari kuartalnya meningkat. Ini menujukkan lemahnya perekonomian dunia, memaksa pesaing melihat Indonesia sebagai tembakan empuk. Karena Indonesia pertumbuhan di dorong oleh konsumsi,” kata Peneliti Program Active Kadin Rasidin Sitepu, saat diskusi di kantor Kadin, Jakarta, Rabu (30/5).

“Impor tinggi berbahaya, jadi persoalan besar. Ketika nilai rupiah melemah ekspor kita harusnya naik, tapi ternyata tidak, karena bahan baku semua berasal dari impor,” imbuhnya.

Berdasarkan data yang diperoleh Okezone, nilai impor Indonesia per triwulan I-2012 mencapai USD45,84 miliar. Jumlah tersebut meningkat 18,18 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya yang sebesar USD38,79 miliar.

Peningkatan ekspor terbesar disumbang oleh impor minyak dan gas (migas) dengan pertumbuhan 23,39 persen. Sedangkan impor non migas yang tumbuh 16,47 persen pada periode yang sama.

Ketua LP3E Kadin, Didik Rachmadi juga membenarkan hal itu. Jika impor tidak diwaspadai, maka akan berpengaruh ke neraca pembayaran. “Impor kalau tidak diwaspadai neraca pembayaran bisa terganggu. Maka pasokan dolar bisa terganggu. Terutama untuk impor minyak,” tandasnya. (okz/una)

Komentar