oleh

Gerindra Rekrut Anggota Baru

Editor : rakyat-admin-Daerah, HL-

Untuk Menangkan Rudiyanto-Nawir di Makassar

RAKYAT SULSEL — Partai Gerindra Makassar kembali membuka pendaftaran perekrutan anggota baru. Pambukaan ini akan dilakukan setelah pelaksanaan Deklarasi ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Gerindra, Rudiyanto Asapa sebagai calon Gubernur Sulsel periode 2013-2018 pada 10 Juni mendatang.

Wakil Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Gerindra, Amar Busthanul, mengatakan, perekrutan anggota dan pengurus baru Partai Gerindra akan dilakukan secara bersamaan disemua DPC se Sulsel.  Hal ini untuk memenangkan Rudi di pemilihan calon gubernur Sulsel 2013 mendatang.

Selain pengurus dan anggota, pihaknya juga merekrut relawan. Secara bersala dari banyak kalangan, dari masyarakat profesional hingga masyarakat bawah. Relawan akan mensosialisasikan nama Rudi kemasyarakat, baik ditingkat kota, kabupaten hingga kecamatan dan kelurahan di Sulsel.

“Saat ini kami terus melakukan pembenahan struktur dan program. Hal ini untuk mendekatkan Gerindra dengan masyarakat. Dengan memperkenalkan nama Rudi sebagai calon gubernur Sulsel,” jelasnya, Rabu (30/5).

Ia juga menegaskan, saat ini pihaknya terus melakukan konsolidasi partai dari tingkat DPD, DPC, Hingga ranting. Hal ini untuk memenuhi capaian suara di Makassar hingga 60%.

Sebelumnya, ketua DPD Partai Gerindra, Rudiyanto Asapa, yang juga Bupati Kabupaten Sinjai  mensosialiasikan nama Ando Nawir ke semua DPC Parati  Gerindra sebagai Calon wakilnya di pemilihan calon gubernur. Ia  menegaskan, setelah pengenalan Andi Nawir kesemua pengurus DPC akan bekerja secara maksimal untuk mendapatkan simpatisan dan dukungan dari masyarakat.

” Soal siapa wakil saya nantinya, pastinya adalah yang terbaik. Dan soal ini saya harus diam hingga hari pelaksanaan pemilihan. Dan Andi Nawir adalah sosok yang memiliki kualitas dan eletibilitas yang tak diragukan lagi,” jelasnya.

Untuk mendapatkan sejumlah dukungan partai Rudi juga menegaskan, bawa DPP Partai Gerindra telah mekakukan komunikasi politik dengan beberapa partai di Jakarta.

“Saya diperintahkan langsung untuk maju, sehingga segala sesuatunya telah disiapkan oleh DPP termasuk anggarannya. Tidak mungkin Prabowo Subianto menyuruh saya maju dan membiarkan saya bertarung sendiri, itu tidak mungkin, semuanya sudah diatur. Dan Ketua DPP menginginkan saya menang,” ujarnya. (RS 6)

Komentar