oleh

Siswa SMP di Makassar Paling Banyak tak Lulus

Editor : rakyat-admin-HL-
Siswa dari berbagai SMP yang telah mengikuti tes calon siswa baru membludak di SMA Negeri 1 Makassar, Rabu (30/5). Meski pengumuman Ujian Nasional baru dilakukan 2 Juni mendatang, panitia penerimaan siswa baru SMA Negeri 1 Makassar telah membuka pendaftaran

RAKYAT SULSEL — Kota Makassar menempati posisi pertama terkait jumlah siswa SMP yang tidak lulus Ujian Nasional (UN) tahun ini. Jumlahnya mencapai 98 orang. Disusul Toraja Utara 30 orang, Bone 24 orang dan Maros 16 orang. Hal ini diungkapkan Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sulsel H Abdullah Djabbar, di Kantor Gubernur, Rabu (30/5).
“Makassar memang paling tinggi. Jumlah siswa yang tidak lulus 98 orang,” ungkapnya.
Hal lain yang patut diperhatikan, kata Djabbar, jumlah siswa SMP di Kota Makassar yang tidak mengikuti  UN juga sangat tinggi. Dinas Pendidikan dan Kebudayaan mencatat, ada 444 siswa yang tidak ikut UN. Di samping itu, nilai Ujian Akhir Sekolah (UAS) 58 siswa dinyatakan belum lengkap.
Meski demikian secara menyuluruh, tingka kelulusan siswa SMP di Sulsel mengalami peningkatan dari 99,83 persen tahun lalu menjadi 99,99 persen tahun ini.
Peraih nilai tertinggi, lanjutnya, dipegang Kabupaten Bulukumba. Selanjutnya, Kabupaten Sidrap, Soppeng, Wajo, Luwu, dan Palopo.
Rencananya, hasil UN tingkat SMP akan diumumkan di sekolah masing-masing pada tanggal 2 Juni mendatang. Tetapi, hasil UN telah diserahkan ke semua kabupaten/kota. (RS5/eui/D)

 

Kota Makassar menempati posisi pertama terkait jumlah siswa SMP yang tidak lulus Ujian Nasional (UN) tahun ini. Jumlahnya mencapai 98 orang. Disusul Toraja Utara 30 orang, Bone 24 orang dan Maros 16 orang. Hal ini diungkapkan Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sulsel H Abdullah Djabbar, di Kantor Gubernur, Rabu (30/5).
“Makassar memang paling tinggi. Jumlah siswa yang tidak lulus 98 orang,” ungkapnya.
Hal lain yang patut diperhatikan, kata Djabbar, jumlah siswa SMP di Kota Makassar yang tidak mengikuti  UN juga sangat tinggi. Dinas Pendidikan dan Kebudayaan mencatat, ada 444 siswa yang tidak ikut UN. Di samping itu, nilai Ujian Akhir Sekolah (UAS) 58 siswa dinyatakan belum lengkap.
Meski demikian secara menyuluruh, tingka kelulusan siswa SMP di Sulsel mengalami peningkatan dari 99,83 persen tahun lalu menjadi 99,99 persen tahun ini.
Peraih nilai tertinggi, lanjutnya, dipegang Kabupaten Bulukumba. Selanjutnya, Kabupaten Sidrap, Soppeng, Wajo, Luwu, dan Palopo.
Rencananya, hasil UN tingkat SMP akan diumumkan di sekolah masing-masing pada tanggal 2 Juni mendatang. Tetapi, hasil UN telah diserahkan ke semua kabupaten/kota. (RS5/eui/D)

Komentar