oleh

DPRD Segera Panggil Direksi PT Vale

Editor : rakyat-admin-Daerah-

Masyarakat Minta PT Vale Anulir KI

RAKYAT SULSEL — Puluhan Masyarakat Luwu Timur (Lutim) mendatangi gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulsel, masyarakat yang berada dikawasan pabrik nikel milik PT Vale Indonesia ini, mereka menuntut untuk memanggil direksi PT. Vale. Hal ini dilakukan terkait dengan pengangkatan Komisaris Independen (KI) PT Vale yang tidak mengakomodir putra daerah Lutim.
“Kita minta DPRD memanggil direksi PT. Vale untuk menganulir keputusannya atas penunjukkan Komisaris Independen, serta menjelaskan alasan mengapa tidak mengakomodir putra daerah dalam pengangkatan tersebut,” ujar Andi Yayat Pangeran, salah satu perwakilan masyarakat Lutim, Selasa (30/5) kemarin.
Yayat menambahkan, selama PT. Vale berada di tanah Luwu, tak sedikit pun upaya PT vale untuk memberi kesejahtaeraan terhadap masyarakat sekitar, dimana masyarakat sekitar tambang nikel tersebutlah yang merasakan dampak dari tambang nikel tersebut.
Dia juga menjelaskan, penunjukkan komisaris independen telah diatur dalam kontrak kerja yang dilakukan anatara PT Vale dengan pemerintah daerah, yang mengatur sistem penunjukan komisaris independen.
“Pokoknya kita minta agar kiranya  direksi PT Vale membatalkan komisaris independent yang telah ditunjuknya itu, dan harus mengangkat komisaris yang juga putra daerah,” tambah Yayat.
Salah seorang warga yang bermukim di Desa Towoti, Thalib, mengatakan, Analisa Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL) PT Vale, perlu untuk dikaji ulang. Pasalnya, selama ini masyarakat sangat dirugikan oleh limbah PT Vale
“Selama ini saya rasakan, daerah persawahan dan perkebunan kami semuanya sudah tidak subur lagi, itu semua di akibatkan limbah yang dikeluarkan PT Vale,” tambahnya
Sementara itu, ketua DPRD Sulsel Moh. Roem, yang menemui masyarakat lutim, menyatakan, Pihak DPRD akan memanggil direksi PT Vale untuk meklarifikasi semua itu.
“Kita akan mencari tau apa alasan PT vale tidak menunjuk putra daerah sebagai salah satu komisaris Independen,” jelasanya
Sementara itu, Ketua Kerukunan Keluarga Luwu Raya (KKLR) Buhari Qahar Mudzakkar, menganggap langkah yang di ambil PT vale itu, sudah mencederai hati masyarakat, dimana menurutnya putra daerah Lutim sangat banyak dan berpotensi untuk memimpin PT Vale.
“Selama inikan niat PT Vale untuk mensejahterakan masyarakat tidak ada, dan cuma cerita kosong belaka, justru memberi beban moral kepada masyarakat,” tutupnya (RS6/dj)

Komentar