oleh

Selain Bone dan Takalar, Kader Golkar Enrekang Juga Berebut Kursi Nomor Satu

Editor : rakyat-admin-Daerah-

RAKYAT SULSEL — Pada 2013 nanti 13 kabupaten/kota di Sulawesi Selatan akan berebut kursi nomor satu di daerahnya masing-masing.

Pertarungan untuk memperebutkan kursi gubernur, wakil gubernur, bupati, wakil bupati, walikota dan wakil walikota pastinya akan dipenuhi intrik seperti yang terjadi di Kabupaten Takalar dan Kabupaten Bone dua hari terakhir. Para kader Partai yang berlambang pohon beringin saling berebut simpati dan dukungan baik dari masyarakat maupun dari partainya sendiri.

Direktur Eksekutif Indeks Politica Indonesia (IPI) Suwadi Idris Amir menuturkan, Partai Golkar sebagai partai besar di Indonesia dengan jumlah kader yang besar pula, menjadi sumber daya yang tidak ada habisnya dan selalu menghangatkan setiap momentum demokrasi, termasuk di Sulsel.

Suwadi mencontohkan kondisi di Kabupaten Takalar dan Bone, Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar menjadi penentu mutlak atas setiap rekomendasi siapa yang harus mengendarai partai tersebut. Karenanya partai yang dipimpin oleh Aburizal Bakrie ini harus mampu membuat kader-kadernya dewasa dalam menerima setiap keputusan selama itu tidak melanggar mekanisme dan Anggaran Dasar serta Anggaran Rumah Tangga partai agar daerah lain juga tidak penuh intrik yang berpotensi menodai pesta demokrasi lima tahunan ini.

Selain Bone dan Takalar, di Enrekang, sejumlah nama mencuat sebagai calon Bupati Enrekang 2013-2018 dan semuanya mengaku optimis serta yakin dirinya bakal menang bersaing dengan kader-kader Golkar lainnya agar bisa maju sebagai calon dari partai beringin.

“Karenanya, setiap calon dari partai harus siap mengikuti proses dan mekanisme internal yang mengharuskan setiap bakal calon yang maju harus melalui mekanisme survei, meski yang menetapkan adalah pusat,” terang Suwadi.

Sejumlah figur dari Partai Golkar yang juga berencana maju sebagai calon BUpati dan Wakil Bupati Enrekang, diantaranya, Ketua DPRD Enrekang Andi Nasir, Wakil Bupati Enrekang Nurhasan, Wakil Ketua DPRD Enrekang Mustamin Amir dan H.Chairul La Tanro, Kepala Dipenda dan Ketua Pemuda Panca Marga Enrekang serta H Suwandi Mahendra, Kepala Dinas Sosial Provinsi Sulsel.(lin).

Komentar