oleh

Barak Tentara “Diserang” Jago Merah

Editor : rakyat-admin-Daerah-
ilustrasi

RAKYAT SULSEL — Barak Remaja Baterai Artileri Pertahanan Udara (Arhanud) Republik Indonesia, Kodam VII Wirabuana habis dilahap sijago merah, Jumat (25/5) pukul 16.15 Wita sore kemarin. Kuat dugaan, kebakaran tersebut dipicu sambungan pendek arus listrik. Wartawan yang akan melakukan peliputan, sempat dihalangi petugas.
Menurut informasi yang dihimpun di lokasi kejadian, api tersebut diduga berasal dari salah satu ruangan yang kemudian begitu cepat membesar karena tiupan angin yang cukup kencang. Akibatnya, seluruh anggota TNI yang berada di dalam barak dan sedang istirahat berhamburan keluar dan berusaha memadamkan api.
Api baru dijinakkan setelah armada Pemadam Kebakaran (Damkar) sebanyak 9 unit datang ke lokasi dan memdamkan api. Petugas Damkar setidaknya membutuhkan waktu 20 menit untuk menjinakkan si jago merah.
Akibat dari peristiwa ini, sedikitnya 34 anggota TNI kehilangan tempat tidur dan pakaian mereka. Bahkan sejumlah anggota ada yang mengaku kehilangan uang tunai yang yang baru mereka ambil dari bank.
Sahabuddin, salah seorang anggota TNI yang dimintai keterangan seusai kejadian mengaku, dugaan sementara kebakaran diakibatkan sambungan pendek arus listrik. “Dugaan saya, kebakaran itu akibat sambungan arus pendek listrik kerena di dalam barak remaja tidak di sediakan dapur,” terangnya di depan wartawan.
Kebakaran yang berlangsung selama kurang lebih 35 menit ini sempat membuat arus lalu lintas di sepanjang Jalan Urip Sumoharjo lumpuh. Para pengguna jalan yang melintas di jalan itu singgah untuk menyaksikan peristiwa kebakaran itu.
Peristiwa kebakaran ini tidak menimbulkan korban jiwa, namun kerugian ditaksir hingga ratusan juta rupiah. (RS8/D)

Komentar