oleh

LH Ancam Tutup RSUD Sawerigading Palopo

Editor : rakyat-admin-Daerah-

Ketahuan Tidak Miliki AMDAL

RAKYAT SULSEL — Badan Lingkungan Hidup (LH) Kota Palopo mengancam akan membekukan operasional Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sawerigading Kota Palopo. Pasalnya, RSUD baru ini ternyata belum memiliki Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (Amdal). Kepala Bidang Pengawasan Lingkungan hidup, Kota Palopo, Marlah Sari menuturkan hasil temuan di RSUD ini belum memenuhi kriteria dalam mengelolah sampah medisnya dengan benar.
Kepala Bidang Pengawasan Lingkungan Hidup Kota Palopo, Marlah, menegaskan jika BLH berhak menutup ijin  operasioanl RSUD Sawerigading  jika tidak segera menyediakan Instalasi Pengelolaan Limpah (IPAL).
“Kami berhak memberikan rekomendasi jika sampah medisnya tidak dikelola  tidak dengan benar, namun pembekuan ijinnya harus melalui persuratan ke Walikota Palopo,”jelas Marlah, kemarin.
Marlah menambahkan, sejauh ini BLH telahmembentuk tim yang setiap hari melakukan pengawasan lingkungan. Menurutnya, tim ini bekerja mengawasi pengelolaan sampah medis di rumah sakit termasuk seluruh Puskesmas di Kota Palopo, pengecekan sampah medis RSUD Sawerigading juga diperiksa setiap tiga bulan sekali.
“Kita ada Tim yang khusus memantau hal tersebut, untuk institusi pelayanan kesehatan akan terus kita awasi,” jelasnya.
Kepala Perawat RSUD Sawerigading, Zakaria Bijak yang dikonfirmasi mengatakan, pihaknya sudah memenuhi hal tersebut. sampah medis di RSUD Sawerigading yang terletak di Kecamatan Rampoang itu untuk sementara masih dikelolah di insclator yang lama, di Jalan Mannenungang.
“Kami sudah mengikuti prosedur penanganan sampah yang benar. Setiap hari sampah medis diangkut ke lokasi pengelolaan limbah yang lama. Tapi, untuk sementara ini pihak rumah sakit berbenah secara bertahap, mengingat baru beberapa pekan ini resmi beroperasi,” pungkas Zakaria.(k6/dj/C)

Komentar