oleh

Warga Minta Perbaikan Jalan Desa – Polewali

Editor : Rakyat Sulsel.Com-Berita, HL-
ilistrasi

RAKYAT SULSEL — Perbaikan sarana jalan di perdesaan, tidak pernah berhenti disuarakan warga. Desakan senada, disampaikan untuk perbaikan jalan dari Katumbangan Lemo, Kecamatan Campalagian ke Rumpa, Kecamatan Mapilli, Kabupaten Polewali Mandar.

Warga yang bermukim di wilayah selatan Campalagian, berharap perhatian untuk perbaikan jalan yang sangat diperlukan untuk kelancaran aktivitas masyarakat. Tokoh masyarakat setempat, Wahyuddin, mengatakan kondisi jalan yang hingga kini masih sebatas pengerasan, kondisinya makin parah dan terancam tidak menjadi jalanan jika tidak segera mendapat perhatian. “Permukaan jalan lebih banyak lubang, nantinya tidak akan menjadi jalanan lagi kalau tidak segera diperbaiki,” tutur Wahyuddin, dalam dialog dengan Bupati Polman, Ali Baal Masdar.

Bupati Polman, yang didampingi beberapa pejabat pemkab melakukan road show ke beberapa desa di pesisir Sungai Maloso, Mapilli, Rabu dan Kamis 16 – 17 Mei, memberi sosialisasi terkait pematokan batas wilayah Kabupaten Polman dengan calon daerah otonomi baru Kabupaten Balanipa. Wahyuddin, mengatakan pada permukaan jalanan sekira tiga kilometer, terdapat sekira 70 lubang. “Saya pernah menghitung jumlah lubang mencapai 70,” mantan Kepala Desa Buku, mengungkapkan keluhan.

Menanggapi hal ini, Bupati Ali Baal meminta Kadis PU, Abd Rahman supaya memberi perhatian. Setidaknya, dalam bentuk penimbunan lubang yang ada sebagai penanggulangan sementara.

“Pemerintah terus memberi perhatian untuk mengatasi permasalahan yang dihadapi masyarakat, tapi dilakukan secara bertahap karena keterbatasan anggaran,” jelasnya sesuai yang termuat di fajar.co.id.

Bupati Polman dua periode tersebut, menjelaskan kewenangan pemkab terkait perbaikan jalan atau sarana prasarana lain. Perbaikan jalan provinsi, merupakan kewenangan pemprov. Kalau pemkab mengeluarkan pembiayaan, akan menjadi temuan pemeriksa.

“Tapi, pemkab tidak akan tinggal diam, tetap akan memberi perhatian dengan cara yang proporsional,” tuturnya. (*)

Komentar