oleh

Azis Harapkan Pilgub Sulsel tidak Curang

Editor : Rakyat Sulsel.Com-Berita, HL-

RAKYAT SULSEL — Calon Wakil Gubernur Sulawesi Selatan Aziz Kahar Mudzakkar mengharapkan agar pemilihan gubernur Sulsel 22 Januari 2013 tidak ada kecurangan, melihat pengalaman pada 2007 lalu.

“Kami berharap agar di Pilgub nanti para kandidat tidak curang dan tidak menggunakan cara-cara yang merusak pesta demokrasi,” katanya ketika sambutan kepada tim pejuang Perempuan paket Ilham-Aziz (IA) di Makassar, Jumat.
Sebelumnya anggota DPD RI ini pernah maju menjadi Calon Gubernur berpasangan Mubyl Handaling pada 2007 menegaskan, tidak pernah melakukan cara-cara yang curang dalam meraih kemenangan.

“Waktu itu, ketika Pak Syahrul pidato kemenangan, kami pun menggelar pidato kemenangan bersama pak Mubyl pasangan saya. Kamilah pemenang sejati itu, karena kami anggap cuma kami yang tidak melakukan kecurangan,” ungkapnya.
Pada kesempatan itu, Aziz yang mengenakan pakaian putih dan tampak segar membeberkan pengalamannya ketika ditawari Syahrul Yasin Limpo yang kini menjabat Gubernur Sulsel untuk menjadi wakilnya pada pilgub 2007 lalu, namun ditolak.

“Waktu itu saya dijanjikan jika menang bersama pak Syahrul, akan diberi kewenangan untuk mengurusi sejumlah hal, namun komitmen itu tidak bersama karena saya merasa tidak memiliki kewenangan” paparnya seperti yang dikutip antara-sulawesiselatan.com.

Lebih jauh Aziz mengungkapkan, sebenarnya bukan kewenangan yang di kejar, melainkan pemerintahan yang baik. Tidak penting apa jabatannya, dan tidak penting menjadi nomor satu atau dua.

“Yang terpenting adalah ketika kita berada didalam kekuasaan, berada di kantor gubernur dan memberikan apa yang bisa dirasakan rakyat” ujar Aziz bersemangat disambut tepukan tangan.

Pada kesempatan itu, dia menceritakan ketika dilamar Ilham Arief Sirajuddin sebagai Calon Wakil Gubernur untuk maju berjuang bersama pada Pilgub Sulsel 2013.
“Saya ajukan ke Pak Ilham bila dua tahun memimpin lantas tidak ada perubahan sesuai misi bersama, yakni pemerintahan bersih, ekonomi kerakyatan serta kehidupan masyarakat yang religius, maka saya akan mengundurkan diri, langsung diterima pak Ilham dan dijadikan komitmen,” ucapnya.

Hadir dalam pelantikan pengurus se Sulsel itu, sejumlah tokoh seperti H Sirajuddin sekertaris majelis syuro KPPSI, Ketua tim pejuang pusat, Noer Namry Nooer, Ketua KPPSI Sulsel, Junaid Suaib, Kordinator Dua Tim Pejuang Pusat, Ridwan Saleh, Ketua Muslimat KPPSI, Andi Mariattang. (*)

Komentar