oleh

ADIL PATU, Kandidat Wali Kota dari PDK

Editor : Rakyat Sulsel.Com-HL, Wawancara-

Penataan Pembangunan Semrawut

RAKYAT SULSEL — Persoalan banjir sepertinya sudah menjadi sebuah menjadi fenomena di Kota Makassar. Bila memasuki musim hujan, masyarakat pun selalu dihantui permasalahan banjir. Bahkan, daerah yang dulunya aman dari banjir, kini sudah mulai digenangi.
Pemkot Makassar pun dianggap belum mampu menuntaskan masalah banjir selama tahun 2011. Kedepannya, harus ada terobosan baru yang dilakukan oleh Pemerintah Kota Makassar.
“Seksinya” persoalan ini, membuat kandidat walikota pun menawarkan program untuk mengatasinya. Bakal Calon Walikota Makassar dari Partai Demokrasi Kebangsaan, Adil Patu, misalnya, mengatakan bahwa pemerintah harus bertindak cepat untuk mengatasi banjir ini.
Kepada Harian Rakyat Sulsel, Minggu (20/5) kemarin, Adil mengatakan bahwa persoalan banjir di Kota Makassar saat musim hujan menjadi persoalan yang harus diperhatikan oleh pemerintah setempat. Berikut wawancara reporter Harian Rakyat Sulsel dengan Adil Patu di Makassar, kemarin.

+ Sebagai bakal calon Walikota Makassar, bagaimana Anda melihat persolan banjir yang selama ini sering terjadi di Kota Makassar?

– Persoalan banjir di Kota Makassar memang cukup memprihatinkan. Pemerintah harus bertindak cepat untuk menyelesaikan hal ini. Kedepannya, masalah banjir yang mengancam masyarakat tak boleh lagi ada. Jika semua pihak memiliki kepedulian untuk menata sistem drainase maka persoalan ini bisa kita selesaikan.

+ Seperti apa solusi yang Anda tawarkan?
– Saya berjanji akan menyelesaikan persoalan banjir jika saya mendapat restu menjadi 01 di Kota Makassar. Persoalan ini nantinya akan menjadi program utama dalam menyelesaikan masalah yang menghantui masyarakat.
Selama ini warga selalu mengeluhkan hal ini, tapi pemerintah seakan tak mau tahu. Musim hujan selalu saja kita disibukkan dengan masalah banjir.
Saya akan melibatkan seluruh pihak untuk menyelesaikan salah satu persoalan mendasar di Makassar ini.
Langkah yang memungkinkan untuk segera dilakukan adalah dengan melakukan normalisasi sungai dan mengembalikan fungsi daerah hulu sebagai daerah resapan, membuat jalur hijau sepanjang daerah aliran sungai (DAS) dan mencegah terjadinya pendangkalan.
Banjir adalah masalah kita bersama, jadi perlu ada aksi kesadaran bersama untuk menyelesaikan masalah ini. Kembalikan fungsi daerah serapan, dan perlu ada konsistensi dari warga dan ketegasan dari pemerintah.

+ Jika melihat kondisi sekarang, apa yang menjadi kendala pemerintah sehingga belum bisa menyelesaiakn persoalan banjir ini?
– Keberadaan pemerintah adalah fasilitator dan pengayom masyarakat. Pemerintah dan masyarakat juga tak boleh jalan sendiri-sendiri. Apalagi pemerintah hanya bertindak demi kepentingan pengusaha atau investor yang hanya memburu keuntungan semata tanpa melihat dampak yang diakibatkannya.
Saat ini kita lihat, penataan pembangunan semrawut. Banyak bangunan didirikan tanpa melibatkan pakar, akademisi, praktisi, dan lain sebagainya. Antisipasi banjir di Kota Makassar harus juga memperhatikan daerah-daerah sekitar Makassar seperti Kabupaten Maros, Gowa, dan Takalar. (RS1-RS6/D)

Komentar