oleh

Lini Depan PSM Bakal Tumpul, Nih

Editor : Rakyat Sulsel.Com-Olahraga-

RAKYAT SULSEL — PSM Makassar punya ‘segudang’ pemain muda untuk mengisi pos juru gedor di lini depan yang ditinggal trio M Rahmat, Ilija Spasojevic, dan Andi Oddang. Sebut saja Kaharuddin, I Made Aryadana, Qifliy Tamara, dan Ismail Haris. Mereka ini akan disorong oleh pelatih PSM, Petar Segrt saat PSM melakukan lawatan ke Stadiun Willis Madiun menghadapi Persija Jakarta.

“Kami memang tidak memiliki banyak pilihan di posisi striker. Tapi kami masih memiliki waktu banyak, dan untuk solusi krisis ini saya akan mencoba memainkan pemain muda mengahadapi Persija nantinya,” tutur Petar, kemarin.

Menghadapi “Macan Kemayoran”, julukan Persija, PSM dilanda krisis striker, dua striker andalan M Rahmat dan Ilija Spasojevic tak bisa tampil dalam laga lanjutan putaran kedua Indonesian Premier League (IPL). Rahmat saat ini berada di Palestina untuk memperkuat timnas Indonesia dalam turnamen Internasional Al-Nakbah.

Sedangkan Spasojevic mengalami cedera kaki kanan dan tidak diikutkan dalam rombongan PSM ke Madiun yang telah meninggalkan Makassar, kemarin pagi. Ia mendapat cedera saat menghadapi Arema Indonesia pada laga Piala Indonesia, Rabu (16/5). Selain pemain bernomor punggung 9 itu, Kapten PSM, Andi Oddang, juga mengalami cedera sehingga tidak bisa dibawa ke Madiun.

Petar sendiri mengakui jika absennya Rahmat, Spaso dan Oddang merupakan kerugian PSM. “Tapi kami memiliki semangat dan karakter tim yang hebat. Kami akan berfikir positif dan berusaha membawa pulang poin dikandang lawan,” kata Petar.

Karena itu, Petar kembali mengasah otak menanggulangi krisis striker ini dengan kembali menarik  pemain muda yang biasanya duduk dibangku cadangan ke lini terdepan Juku Eja. Ada Made, Qifly, dan Ismail serta Kaharuddin. Tapi alternatif pelatih kebangsaan Kroasia ini menunggu hasil latihan terakhir hari ini.

Sepanjang LPI musim ini, Made, Qifly, dan Ismail belum menghasilkan gol. Dari ketiganya, Made yang paling sering diturunkan sebagai pengganti, lalu disusul Qifly dan Ismail. Sayangnya, dari beberapa kali dimainkan ketiganya belum maksimal.

“Untuk pengganti Spaso dan Andi Oddang, saya masih belum bisa menyebutkan namanya. Ismail Haris juga memiliki beberapa masalah keluarga. Kita akan tunggu dan lihat hasil latihan terkhir nanti,” ungkap Petar lewat pesan singkatnya.

Sedangkan Kaharuddin sejatinya lebih maksimal jika dimainkan sebagai gelandang kanan. Melihat kondisi kekuatan lini depan PSM ini, diprediksi Syamsul Haeruddin dkk akan sulit membobol gawang Persija.

Sepanjang memperkuat PSM di pentas Made, Qifly, maupun Ismail belum menghasilkan gol. Dari ketiga pemain cadangan ini, Made yang paling sering diturunkan sebagai pengganti disusul Qifly dan Ismail. Sayangnya, dari beberapa kali dimainkan ketiganya masih tampil mengecewakan.

Selain itu, kehadiran dua pemain Timnas U-23, Rasyid Bakri dan Aditya Putra Dewa dalam rombongan sangat menguntungkan pasukang Ramang dalam tur ini.  Menurut Media Officer PSM Makassar, Andi Widya Swadzwina, Rasyid dan Dewa akan kembali bergabung ke training camp (TC) setelah pertandingan melawan Persija. “Rasyid dan Dewa akan kembali bergabung dengan timnas setelah pertandingan Persija,” ujar Wina, sapaan akrab Widya.

Bercermin dari hasil pertandingan putaran pertama IPL melawan Persija, Emanuel de Porras dkk berhasil mencuri satu poin, dari hasil imbang, 1-1 di Stadion Andi mattalatta Desember lalu. Meski berada di posisi kedelapan klasemen sementara IPL  atau terpaut lima strip di bawah PSM, Syamsul Haeruddin dkk harus tetap waspada, sebab Persija terbilang tim yang subur dengan torehan 28 gol musim ini. PSM minimal menahan seri Persija.

Dengan kemenangan 2-1 melawan Arema di Piala Indonesia kemarin, anak-anak PSM makin bersemangat memenuhi obsesi pemuncak klasemen sementara IPL. Apa lagi kolaborasi pemain senior dan muda diharapkan bisa mencuri poin penuh di Madiun, demi menjaga tren positif tim ini.  (RS3/AKU)

Komentar