oleh

Jafar Sodding Buka Lapangan Kerja Lewat Sampah

Editor : Rakyat Sulsel.Com-Daerah, HL-
Jafar Soddin (Ophik/Rakyat Sulsel)

RAKYAT SULSEL — Kota Makassar masih terus bermasalah dengan sampah. Karenanya, bakal Calon Walikota Makassar dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Jafar Sodding terus menyuarakan kepeduliannya terhadap sampah. Sampah dapat menjadi sumber penyakit, pencemaran lingkungan dan menyebabkan banjir.

Masalah sampah merupakan masalah yang harus diselesaikan bersama. Karenanya, dirinya melaunching pengelolaan sampah terpadu untuk memberi kesadaran masyarakat dalam mengelola sampah dan bahaya yang ditimbulkan oleh sampah.

Menurutnya pengelolahan sampah terpadu tersebut nantinya akan menghasilkan pupuk kompos atau pupuk organik, pakan ternak yang juga dijadikan konsentrat bagi ternak. “Nantinya, program pengelolahan sampah ini dapat membuka lapangan kerja bagi pengangguran di RW 2, Kelurahan Pai, Kecamatan Biringkanaya, Makassar.

JS menegaskan, dirinya ingin semua orang sepakat bahwa sampah memang harus ditangani secara serius dan tidak hanya oleh pemerintah, tapi semua pihak. Jika sampah dikelolah dengan baik, harus berdasarkan pada empat R, yaitu Reduce (mengurangi penggunaan), Reuse (penggunaan kembali), Recycle (daur ulang) dan Replant (penanaman kembali).

Aksi Peduli Lingkungan dengan mengolah sampah rumah tangga yang bertujuan mendidik masyarakat peduli terhadap sampah, bersahabat dengan sampah dan menjadikan sampah sesuatu yang bermanfaat bagi lingkungan.

“Dengan adanya program ini, sampah di daerah ini tidak lagi memenuhi tempat pembuangan sampah, tapi dikelolah agar bisa memberi manfaat dan punya nilai ekonomis bagi masyarakat sehingga slogan Kota Makassar bisa jadi Makassar bersih mantap mentong,” tukas Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulsel ini.

Tempat Pengolahan sampah terpadu di Kelurahan Pai, Kecamatan Biringkanaya tersebut oleh JS dijadikan Pilot Project pengolahan sampah. Sehingga 500 orang yang terlibat dalam kegiatan ini bisa langsung menjabarkan segera dimulai dari mengumpilkan sampah, memilah, daur ulang, memakai kembali, memanfaatkan kembali secara teratur dan berkesinambungan.

Acara tersebut didukung sepenuhnya oleh pihak Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Sulsel yang membuat grand design pengelolahan sampah yang disambut antusias warga RW 2 Kelurahan Pai, Kecamatan Biringkanaya dengan mengucapkan terima kasih melalui H Syarifuddin Suluri.(RS6)

Komentar