oleh

Aryanto Dammar Kepala Perusahaan Daerah (PD) Parkir Makassar Raya

Editor : Rakyat Sulsel.Com-Wawancara-

Tetap Menjaga Eksistensi Perusahaan

RAKYAT SULSEL — TARGET Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari Sektor Parkir tahun 2012 di Kota Makassar meningkat menjadi Rp9,9 miliar dari Rp7,6 miliar lebih. Dengan terget itu diharapkan dari tahun ke tahaun PAD dari sektor ini terus meningkat meski awalnya mendapat kritikan dari Dewan Kota bahwa PD parkir tidak maksimal dalam mengelola anggaran parkir hingga terjadi dugaan kebocoran hingga Rp12 miliar lebih.
Menanggapi hal tersebut, Kepala Perusahaan Daerah (PD) Parkir Kota Makassar, Aryanto Dammar mengatakan persoalan itu sudah selesai dibahas. Kini tinggal bagaimana memaksimalkan target PAD tersebut sehingga bisa mencapai target pada akhir tahun 2012. Berikut petikan wawancara Harian Rakyat Sulsel dengan Kepala PD Pasar, Aryanto Dammar, kemarin.

+ Bagaimana upaya dari PD Parkir Kota Makassar untuk meningkatkan PAD dari sektor parkir?

– Persoalan peningkatan PAD dari sektor perparkiran itu terjawab dengan kondisi yang ada sekarang di kota Makassar. Tahun ini, PD Parkir menargetkan pemasukan sebesar Rp9,6 miliar meningkat dari tahun lalu yang hanya sebesar Rp7,6 miliar.

+ Dari target tersebut, sudah berapa persen realisasinya hingga triwulan pertama ?

– Untuk triwulan pertama tahun 2012, dari Rp9,6 miliar target PAD, baru terealisasi 26 persen. Dengan melihat angka tersebut, saya optimistis target tersebut bisa dicapai pada akhir tahun mandatang.

+ Apa argumen rasa optimisme Anda dengan melihat perkembangan tersebut?

– Optimisme itu harus selalu lahir. Hal tersebut dimaksudkan agar tetap bisa mempertahankan eksistensi perusahaan dalam mencapai target yang telah ditetapkan sebelumnya.

+Apakah hanya dengan modal Optimis saja, atau ada strategi khusus?

– Bukan cuma itu. Ada upaya yang kita lakukan untuk menjaga eksistensi kinerja perusahaan. Itu terbagi dalam dua skala besar.
Pertama, itu secara internal dengan melakukan upaya kelembagaan dan melakukan penekanan administrasi berbasis teknologi informasi menuju ISO 9001-2008 yang di back-up dengan manajemen sistem informasi keuangan untuk kepentingan keuangan PD parkir.
Dan program secara eksternal yaitu kita akan melakukan penyusunan konsep penataan perparkiran di Makassar dengan mengacu pada upaya penataan parkir yang tidak semrawut serta melalui pemetaan dan peningkatan pengawasan.
+ Terkait Juru Parkir liar, bagaimna bisa mencari solusi persoalan tersebut?
– Pengawsan secara intens kita terus lakukan dan kita bagi dalam dua versi, yang pertama pengawasan secara rutin dan kedua pengawasan secara khusus.
Untuk pengawasan secara rutin, itu setiap hari kita lakukan. Sementara pengawasan secara khusus, itu setiap Sabtu dan Minggu.
Untuk pelatihan terhadap juru parkir liar, itu juga sudah pernah kita lakukan tahun lalu. Dan semua itu sudah terprogram. Meski demikian, untuk tahun ini, kebetulan kita tidak jadwalkan.
Tapi program pelatihan itu sudah menjadi agenda dari perusahaan, cuma waktunya untuk 2012 itu belum ada dulu. Tetapi, tetap teragenda. Hanya, timingnya saja belum ada tahun ini.
Kami juga selalu melakukan pemantapan kerja. Termasuk memberikan keringanan kepada publik dalam mendapatkan jasa parkir.

+Bagaimana tanggapan Anda terkait kebocoran anggaran di PD Parkir?

-Saya kira persoalan itu sudah selesai. Jadi, saya pikir tidak ada lagi yang perlu kita bicarakan terkait persoalan tersebut.(RS1/E)

Komentar