oleh

PT KAI Bidik Bisnis Mal, Apartemen, dan Hotel

Editor : Rakyat Sulsel.Com-Ekonomi & Bisnis-

RAKYAT SULSEL — PT Kereta Api Indonesia (KAI) akan memaksimalkan aset-aset milik perseroan dengan membangun tempat-tempat komersial seperti mal, hotel, dan apartemen. Selain pertimbangan bisnis, juga untuk mencegah terjadinya kasus penyerobotan lahan milik PT KAI. “Properti Kereta Api itu banyak yang belum diperdayakan, macam-macam nanti akan ada mal, hotel, pasar moderen, apartemen juga. Untuk mal masih dalam rencana, mungkin di Bandung, bukan stasiun Bandung, di area lain, juga kota-kota kelas dua seperti Cirebon, Tegal, mulai akhir tahun,” kata Dirut PT KAI Ignasius Jonan saat ditemui di Stasiun Gambir, Jakarta, Selasa (15/5).
Jonan menegaskan pihaknya tetap fokus pada pelayanan kereta api meskipun merambah bisnis lain. Upaya ekspansi bisnis ini juga untuk menambah pendapatan perseroan. “Satu-satulah,” katanya.
Ia menuturkan banyak aset-aset perseroan yang menjadi sengketa, jumlahnya hingga puluhan bahkan ratusan kasus. “Nilainya saya tidak tahu, karena dulu nggak diurus, lalu diduduki orang lalu jadi sengketa,” katanya.
Mantan Direktur Citi Grup ini mencontohkan banyak penyewa rumah dinas milik PT KAI di Manggarai banyak yang tak bayar sewa, termasuk pensiunan PT KAI. “Kita nggak pernah menghitung, yang penting kita dapatkan kembali. Ini menjadi prioritas, karena akan menambah pendapatan,” katanya.
Seperti diketahui PT KAI memiliki anak usaha PT KA Property Management atau disingkat PT KA Property melakukan bidang pengelolaan aset/properti perkeretaapian milik PT. Tujuan anak usaha ini dibentuk untuk mengoptimalkan pemanfaatan serta memberikan nilai tambah aset/properti PT KAI. Selain bidang properti, KAI juga punya beberapa anak usaha lainnya seperti PT KA Logistik, PT KA Pariwisata, PT KAI Commuter Jabodetabek, PT Railink, PT Reska Multi Usaha. (dtc)

Komentar