oleh

PSM Urung Rombak Rotasi

Editor : Rakyat Sulsel.Com-HL, Olahraga-

Asal Wasit Adil, Arema Yakin Menang

RAKYAT SULSEL — PSM Makassar kembali harus berhadapan Arema Indonesia dalam laga seperdelapan final Piala Indonesia, hari ini sekitar pukul 16.30 Wita. Ini kali kedua tim berjuluk pasukan Ramang bertemu Arema di bulan Mei dari tiga kali pertemuan yang dijadwalkan. Hasil pertemuan di liga Prima Indonesia (IPL) Sabtu pekan lalu imbang 1-1.

Aroma pertandingan nantinya jelas berbeda. Pada leg pertama yang diadakan di Stadion Andi Mattalatta hari ini, Andi Oddang dkk tentu tidak ingin mengulang hasil kurang sempurna Sabtu lalu. Terlebih PSM akan melakoni leg 2, pada 30 Mei mendatang di kandang Arema, Stadion Gajayana.

Itu berarti tim Juku Eja, julukan lain PSM harus memaksimalkan pertandingan hari ini, jika ingin melangkah ke putaran selanjutnya. Apa lagi kompetisi Copa Indonesia ini mengunakan sistem agregat gol.

Jika melihat peta kekuatan kedua Tim, bisa dibilang berimbang. Arema kembali diperkuat kapten Legimin Raharjo dan arsitek serangan Roman Chamelo setelah menjalani jukuman akumulasi kartu saat melawan PSM Sabtu lalu. Sementara PSM kedatangan amunisi baru, yakni Aditya Putra Dewa dan Rasul Zainuddin setelah menjalani pelatihan Tim Nasional U-23 di Jogjakarta.

Masalah justru melanda tim “Ayam Jantan dari Timur”. Berstatus tuan rumah, Syamsul Haeruddin dituntut meraih hasil maksimal apalagi menghitung utang kekalahan di Gajayana Maret lalu belum lunas.

Ditambah, Rasyid Bakri tidak bisa main setelah sempat pingsan usai laga panas di pertandingan IPL. Sebelumnya, lima pemain kunci PSM terancam absen karena cedera.
Masing-masing, Kwon Jun, Febre, Rasyid Bakri, Kaharuddin, dan kapten Tim Andi Oddang.

“Sudah mulai pulih. Semuanya rata-rata sudah bisa main, kecuali Rasyid yang masih perlu istirahat,” ungkap dokter tim PSM, dr. Indra Chuadi.

Dengan Dewa akan mengganti posisi Rasyid yang mendampingi Syamsul di lini tengah. Sedangkan juru gedor dipercayakan duet Ilija Spaso dan Andi Oddang.

Pelatih PSM Petar Segrt, menyebutkan kemungkinan tidak akan banyak mengubah dan merotasi pemain. Formasi pemain yang digunakan saat menjamu Arema, Sabtu lalu tetap dipertahankan.

Sedangkan kubu Arema,dipastikan tidak diperkuat Marko Krasic dan Fariz Bagus Dinata. Menurut Manager Arema, Brillyanes Sanawiri, timnya tidak ingin mengambil resiko memainkan Fariz dan Marko walau kesehatannya sudah pulih. “Kami tidak akan mainkan mereka saat pertandingan lawan PSM nanti,” tuturnya.

Arema juga memastikan diri tidak akan tampil dengan formasi bertahan. Andrew Barisic dan Roman Chmelo masih jadi andalan untuk menggempur gawang lawan. Di tengah ada kuartet Putut Waringin Jati, TA Musafri, Amirudin dan Legimin Raharjo.

Sedangkan Hermawan, Chairul Rivan, Irfan Raditia serta Saddam Tenang menjadi benteng di lini belakang. “Gawang tetap dijaga Dennis Romanovs. Kami berharap dia main bagus seperti pertandingan lawan PSM pekan lalu,” cetus Nunun.

Brilly menambahkan, timnya sudah lima hari berada di Makassar dan tentu tidak akan pulang dengan tangan hampa. “Kami datang untuk tidak bersenang-senang, atau rekreasi. kami punya tugas yang penting dan harus diselesaikan sebelum pulang. Kami tidak ingin pulang tanpa hasil.” tandasnya.

Sebenarnya Arema tidak terima hasil seri lawan PSM dalam laga IPL. Laga yang dipimpin wasit Sulistyoko membuat keputusan kontroversial di menit ke-87 dengan memberikan hadiah penalti kepada tuan rumah. Dasarnya adalah pelanggaran terhadap Andi Oddang yang dilakukan kapten Arema, Hermawan.

“Kalau wasitnya nanti adil, kami yakin bisa mengalahkan PSM. Pemain juga punya keyakinan sama,”  kata dia.

Sedanhkan PSM sendiri tidak ingin keluar lapangan dengan kepala tertunduk. Apalagi mereka bermain dihadapan Ribuan suporternya. Tentu akan menambah semangat juang Andi Oddang dkk. (RS3/AKU)

PSM Makassar kembali harus berhadapan Arema Indonesia dalam laga seperdelapan final Piala Indonesia, hari ini sekitar pukul 16.30 Wita. Ini kali kedua tim berjuluk pasukan Ramang bertemu Arema di bulan Mei dari tiga kali pertemuan yang dijadwalkan. Hasil pertemuan di liga Prima Indonesia (IPL) Sabtu pekan lalu imbang 1-1.

Aroma pertandingan nantinya jelas berbeda. Pada leg pertama yang diadakan di Stadion Andi Mattalatta hari ini, Andi Oddang dkk tentu tidak ingin mengulang hasil kurang sempurna Sabtu lalu. Terlebih PSM akan melakoni leg 2, pada 30 Mei mendatang di kandang Arema, Stadion Gajayana.

Itu berarti tim Juku Eja, julukan lain PSM harus memaksimalkan pertandingan hari ini, jika ingin melangkah ke putaran selanjutnya. Apa lagi kompetisi Copa Indonesia ini mengunakan sistem agregat gol.

Jika melihat peta kekuatan kedua Tim, bisa dibilang berimbang. Arema kembali diperkuat kapten Legimin Raharjo dan arsitek serangan Roman Chamelo setelah menjalani jukuman akumulasi kartu saat melawan PSM Sabtu lalu. Sementara PSM kedatangan amunisi baru, yakni Aditya Putra Dewa dan Rasul Zainuddin setelah menjalani pelatihan Tim Nasional U-23 di Jogjakarta.

Masalah justru melanda tim “Ayam Jantan dari Timur”. Berstatus tuan rumah, Syamsul Haeruddin dituntut meraih hasil maksimal apalagi menghitung utang kekalahan di Gajayana Maret lalu belum lunas.

Ditambah, Rasyid Bakri tidak bisa main setelah sempat pingsan usai laga panas di pertandingan IPL. Sebelumnya, lima pemain kunci PSM terancam absen karena cedera.
Masing-masing, Kwon Jun, Febre, Rasyid Bakri, Kaharuddin, dan kapten Tim Andi Oddang.

“Sudah mulai pulih. Semuanya rata-rata sudah bisa main, kecuali Rasyid yang masih perlu istirahat,” ungkap dokter tim PSM, dr. Indra Chuadi.

Dengan Dewa akan mengganti posisi Rasyid yang mendampingi Syamsul di lini tengah. Sedangkan juru gedor dipercayakan duet Ilija Spaso dan Andi Oddang.

Pelatih PSM Petar Segrt, menyebutkan kemungkinan tidak akan banyak mengubah dan merotasi pemain. Formasi pemain yang digunakan saat menjamu Arema, Sabtu lalu tetap dipertahankan.

Sedangkan kubu Arema,dipastikan tidak diperkuat Marko Krasic dan Fariz Bagus Dinata. Menurut Manager Arema, Brillyanes Sanawiri, timnya tidak ingin mengambil resiko memainkan Fariz dan Marko walau kesehatannya sudah pulih. “Kami tidak akan mainkan mereka saat pertandingan lawan PSM nanti,” tuturnya.

Arema juga memastikan diri tidak akan tampil dengan formasi bertahan. Andrew Barisic dan Roman Chmelo masih jadi andalan untuk menggempur gawang lawan. Di tengah ada kuartet Putut Waringin Jati, TA Musafri, Amirudin dan Legimin Raharjo.

Sedangkan Hermawan, Chairul Rivan, Irfan Raditia serta Saddam Tenang menjadi benteng di lini belakang. “Gawang tetap dijaga Dennis Romanovs. Kami berharap dia main bagus seperti pertandingan lawan PSM pekan lalu,” cetus Nunun.

Brilly menambahkan, timnya sudah lima hari berada di Makassar dan tentu tidak akan pulang dengan tangan hampa. “Kami datang untuk tidak bersenang-senang, atau rekreasi. kami punya tugas yang penting dan harus diselesaikan sebelum pulang. Kami tidak ingin pulang tanpa hasil.” tandasnya.

Sebenarnya Arema tidak terima hasil seri lawan PSM dalam laga IPL. Laga yang dipimpin wasit Sulistyoko membuat keputusan kontroversial di menit ke-87 dengan memberikan hadiah penalti kepada tuan rumah. Dasarnya adalah pelanggaran terhadap Andi Oddang yang dilakukan kapten Arema, Hermawan.

“Kalau wasitnya nanti adil, kami yakin bisa mengalahkan PSM. Pemain juga punya keyakinan sama,”  kata dia.

Sedanhkan PSM sendiri tidak ingin keluar lapangan dengan kepala tertunduk. Apalagi mereka bermain dihadapan Ribuan suporternya. Tentu akan menambah semangat juang Andi Oddang dkk. (RS3/AKU)

Komentar