oleh

Nelayan Wajo Sesalkan Pelaku Bom Ikan

Editor : Rakyat Sulsel.Com-Daerah-

Aparat Diminta Menindak Tegas Para Pelaku

RAKYAT SULSEL — Ratusan nelayan tradisional yang tinggal dipesisir pantai Kecamatan Keera, Pitumpanua, dan Sajoangin, Kabupaten wajo, mengeluhkan maraknya aksi penangkapan ikan dengan cara menggunakan alat peledak (Bom Ikan). Mereka mengakui hal ini yang menjadi salah satu sumber menurunnya hasil tangkapan ikan mereka.
Salah satu nelayan tradisional yang tinggal dipesisir pantai Keera, Aso, mengatakan jika tindakan pengeboman ikan ini sudah sangat meresahkan. “Penangkapan ikan dengan menggunakan bom sangat meresahkan kami,” kata Aso saat ditemui, Selasa (15/5) kemarin.
Aso menambahkan, aksi penankapan ikan dengan mengunakan bom sangat dia sayangkan, kerena kegiatan tersebut terkesan dibiarkan. Selama ini juga, sepertinya tidak ada pengawasan dan pencegahan dari pihak pemerintah maupun aparat kepolisian.
“Aksi mengunakan bom ikan ini sudah lama dilakukan, harusnya aparat menindak tegas para pelaku, karena ini juga merusak biota laut,” ujarnya.
Sementara itu, Asri, salah satu kelompok nelayan dari pesisir pantai Pitumpanuajuga mengatakan hal yang sama, para pelaku pengeboman ini menggunakan beberapa kapal dengan mesin yang berkekuatan besar. Sehingga area tangkapan ikan pun lebih luas, lebih banyak ikan yang ditangkap dalam waktu singkat.
Efek dari pemboman ikan itu, banyak juga ikan kecil-kecil maupun ikan yang tidak bisa dikonsumsi ikut tertangkap. Ikan-ikan yang tidak berguna ini biasanya mati begitu saja dan dibuang kembali ke laut. Di sinilah efek negatif dari penankapan ikan dengan mengunakan Bom, sangat kuat untuk merusak lingkungan.
“Aparat harus terkait harus segera mengambil tindakan-tindakan yang tegas, masalah ini jangan dibiarkan terus,” pungkas Asri. (K4)

Komentar