oleh

Menanti PAW di DPRD Sulsel Kursi Miliki Arfandi, Nupri, dan Kasman Nuri

Editor : Rakyat Sulsel.Com-Berita-

RAAKYAT SULSEL — TIGA legislator dari tiga partai berbeda di DPRD Sulsel disebut-sebut bakal bergeser karena mengalami proses Pergantian Antar Waktu (PAW). Mereka adalah; Ince Langke (Golkar), Misriani Ilyas (Demokrat), dan Jamaluddin Jafar (PAN).

Lalu, siapa pengganti mereka?. Informasi yang dihimpun Rakyat Sulsel, pengganti mereka bukan pendatang baru, tapi wajah-wajah lama. Untuk PAW Ince Langke, nama Arfandi Idris telah disiapkan Partai Golkar. Sementara Misriani Ilyas dan Jamaluddin Jafar akan digantikan dengan  Nupri Basri Patellongi dan
Kasman Nuri. Seperti diketahui, untuk dua nama terakhir pernah berselisih di tingkat KPU dan sementara proses penyelesaian PAW-nya di tingkat partainya masing-masing.

Ince Langke mendapat sanksi dari partainya karena melanggar AD/ART partai. Kader Golkar Selayar itu berstatus sebagai anggota DPRD Sulsel. Karenanya, seiring dengan pemecatan ini, DPD Golkar Sulsel akan segera melakukan proses PAW. Kursi Ince Langke akan diduduki  Arfandi Idris. Arfandi adalah calon legislatif dari dapil III (Bulukumba, Bantaeng, Sinjai, Selayar) yang mendapat suara terbanyak kedua setelah Ince Langke. Di dapil ini, Arfandi mendapat suara 13.000.

Wakil Ketua DPD I Golkar Sulsel HM Roem yang ditemui di ruang kerjanya menyatakan, proses tersebut belum dia ketahui secara penuh. Itupun nantinya kalau ada SK pemecatan terhadap Ince Langke nantinya akan bersifat deklaratoit, karena itu merupakan keputusan organisasi.

“Kalaupun nantinya ada SK pemecatan dari DPP Golkar, kami harus menyampaikan hal ini ke pimpinan dewan yang selanjutnya akan diproses ke KPU untuk mendapat persetujuan,” ucapnya, kemarin.

Roem mengakui, bahwa DPP telah menerjunkan tim pencari fakta, terkait laporan DPD II Selayar yang ditembuskan ke DPD I, jadi DPD I cuma menindaklanjuti yang selanjutnya menjadi domain dari DPP.

Ketua DPRD Sulsel ini juga menambahkan, kalau nantinya proses yang dilakukan DPD I sudah menyerahkan penyampaian PAW ke DPRD, paling seminggu selanjutnya akan diproses ke KPU untuk mendapat putusan ingkrar dari KPU untuk dilakukan PAW.

Dia juga mengungkapkan, bukan cuma Ince Langke yang nantinya akan di PAW. Ada dua legislator Sulsel yang saat ini berproses di tingkat DPP, yakni Misriani Ilyas dan Jamaluddin Jafar.

Dimana,proses yang ditempuh Misriani saat ini melakukan gugatan terhadap keputusan partai, dan KPU Sulsel juga belum bisa mengeluarkan sikap karena pedoman melakukan PAW tidak ada dalam posisi tiga syarat yang diajukan

Sementara itu, Ketua  OKK DPD I Partai Golkar, Arfandi Idris yang memiliki peluang untuk mengantikan Ince Langke saat dihubungi via telepon selulernya, mengatakan, proses pemecatan Ince Langke saat ini sudah berjalan di tingkat DPP, dan DPP pun juga telah menurunkan tim pencari faktanya terkait kisruh yang terjadi di daerah pemilihan III Sulsel.

“Saya tidak bisa mengomentari luas masalah ini, karena kewenangan ini semestinya harus diketahui pak ketua DPD I Golkar,” ucapnya.

Dimana saat ini menurutnya Surat Keputusan (SK) pemecatan yang dikeluarkan DPP terhadap Ince Langke belum dilihatnya dan kalau pun itu ada, semuanya ada di Sekretaris DPD I Golkar Sulsel, Pangeran Rahim.(RS6/al/E)

TIGA legislator dari tiga partai berbeda di DPRD Sulsel disebut-sebut bakal bergeser karena mengalami proses Pergantian Antar Waktu (PAW). Mereka adalah; Ince Langke (Golkar), Misriani Ilyas (Demokrat), dan Jamaluddin Jafar (PAN).

Lalu, siapa pengganti mereka?. Informasi yang dihimpun Rakyat Sulsel, pengganti mereka bukan pendatang baru, tapi wajah-wajah lama. Untuk PAW Ince Langke, nama Arfandi Idris telah disiapkan Partai Golkar. Sementara Misriani Ilyas dan Jamaluddin Jafar akan digantikan dengan  Nupri Basri Patellongi dan
Kasman Nuri. Seperti diketahui, untuk dua nama terakhir pernah berselisih di tingkat KPU dan sementara proses penyelesaian PAW-nya di tingkat partainya masing-masing.

Ince Langke mendapat sanksi dari partainya karena melanggar AD/ART partai. Kader Golkar Selayar itu berstatus sebagai anggota DPRD Sulsel. Karenanya, seiring dengan pemecatan ini, DPD Golkar Sulsel akan segera melakukan proses PAW. Kursi Ince Langke akan diduduki  Arfandi Idris. Arfandi adalah calon legislatif dari dapil III (Bulukumba, Bantaeng, Sinjai, Selayar) yang mendapat suara terbanyak kedua setelah Ince Langke. Di dapil ini, Arfandi mendapat suara 13.000.

Wakil Ketua DPD I Golkar Sulsel HM Roem yang ditemui di ruang kerjanya menyatakan, proses tersebut belum dia ketahui secara penuh. Itupun nantinya kalau ada SK pemecatan terhadap Ince Langke nantinya akan bersifat deklaratoit, karena itu merupakan keputusan organisasi.

“Kalaupun nantinya ada SK pemecatan dari DPP Golkar, kami harus menyampaikan hal ini ke pimpinan dewan yang selanjutnya akan diproses ke KPU untuk mendapat persetujuan,” ucapnya, kemarin.

Roem mengakui, bahwa DPP telah menerjunkan tim pencari fakta, terkait laporan DPD II Selayar yang ditembuskan ke DPD I, jadi DPD I cuma menindaklanjuti yang selanjutnya menjadi domain dari DPP.

Ketua DPRD Sulsel ini juga menambahkan, kalau nantinya proses yang dilakukan DPD I sudah menyerahkan penyampaian PAW ke DPRD, paling seminggu selanjutnya akan diproses ke KPU untuk mendapat putusan ingkrar dari KPU untuk dilakukan PAW.

Dia juga mengungkapkan, bukan cuma Ince Langke yang nantinya akan di PAW. Ada dua legislator Sulsel yang saat ini berproses di tingkat DPP, yakni Misriani Ilyas dan Jamaluddin Jafar.

Dimana,proses yang ditempuh Misriani saat ini melakukan gugatan terhadap keputusan partai, dan KPU Sulsel juga belum bisa mengeluarkan sikap karena pedoman melakukan PAW tidak ada dalam posisi tiga syarat yang diajukan

Sementara itu, Ketua  OKK DPD I Partai Golkar, Arfandi Idris yang memiliki peluang untuk mengantikan Ince Langke saat dihubungi via telepon selulernya, mengatakan, proses pemecatan Ince Langke saat ini sudah berjalan di tingkat DPP, dan DPP pun juga telah menurunkan tim pencari faktanya terkait kisruh yang terjadi di daerah pemilihan III Sulsel.

“Saya tidak bisa mengomentari luas masalah ini, karena kewenangan ini semestinya harus diketahui pak ketua DPD I Golkar,” ucapnya.

Dimana saat ini menurutnya Surat Keputusan (SK) pemecatan yang dikeluarkan DPP terhadap Ince Langke belum dilihatnya dan kalau pun itu ada, semuanya ada di Sekretaris DPD I Golkar Sulsel, Pangeran Rahim.(RS6/al/E)

Komentar