oleh

Andi Nurmiati, Legislator Partai Hanura Kota Makassar

Editor :Rakyat Sulsel.Com-Berita

Dari Arisan Hingga Pesta Kawinan

RAKYAT SULSEL — MESKI sudah duduk sebagai anggota Dewan di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Makassar, politisi dari partai Hanura, Andi Nurmiati tidak melupakan perjuangan konstituennya.  Olehnya itu Dirinya setiap bulan rutin mengadakan arisan khusus untuk konstituennya.

“Setiap bulan itu, saya mewajibkan untuk bertemu dengan konstituen, bahkan kalau ada waktu luang, itu bisa sampai dua kali dalam sebulan. Pertemuan tersebut kita kemas dalam bentuk arisan,”ungkap Nurmiati kepada Harian Rakyat Sulsel, kemarin.

Yang menarik dari arisan tersebut, karena seluruh undangan yang hadir tidak perlu menyiapkan uang untuk ikut arisan, karena semuanya dari Nurmiati. “Arisannya memang sengaja saya kemas sedemikian rupa, jadi uang arisan itu semua dari saya yang di undi untuk konstituen,”katanya.

“Ini merupakan bentuk terima kasih saya kepada tim, karena saya duduk sebagai anggota dewan, itu karena mereka juga. Biasanya arisan tersebut kita selingi dengan ceramah agama atau sesekali pelatihan,”lanjut Nurmiati.

Rutinitas turun kekonstituen merupakan hal wajib yang dilakukan oleh Nurmiati,  mulai dari bentuk arisan, kegiatan sosial, bahkan sampai acara hajatan seperti pesta kawinan. “Meski demikian saya tetap membagi waktu baik antara kegiatan kepartaian, pekerjaan sebagai anggota Dewan dan konstituen,”paparnya.

Menurutnya, ada jadwal kegiatan yang memang telah di buat oleh timnya, dan itu setiap bulan dilakukan pengajian.”Apalagi beberapa waktu lalu, partai saya kan hampir tidak ada kegiatan, sampai ada ketua definitif,”kata Nurmiati.

Sementara itu, untuk keluarga, Nurmiati mengaku tetap menyiapkan waktu, meski terkadang disibukkan dengan kegiatan partai dan di DPRD. “Sejauh ini, saya masih punya waktu untuk mengantar anak saya ke sekolah setiap hari. Dalam mengatur waktu antara keluarga dengan pekerjaan, saya selalu memakai prinsip skala prioritas. Misalnya bagaimana cara mengatur waktu ketika ada kegiatan di partai, tiba-tiba ada rapat juga di DPRD, disitu saya harus melihat yang mana yang skala prioritas,”jelasnya.

Tetapi, kata Nurmiati, kalau dua-duanya penting dirinya harus mengikuti keduanya.”bisa saja saya ikuti rapat dulu, kemudia saya ijin sebentar, kemudian mengikuti kegiatan ke partai atau sebaliknya, partai juga merupakan priotitas utama.

“Kalau masalah keluarga, saya juga melihat skalanya, seperti apa. Saya dan suami juga telah ada komitmen, karena kita masing-masing sibuk, jadi ketika ada persoalan, siapa yang tidak sibuk, Dia yang menyelesaikan persoalan baik dengan persoalan dengan anak-anak atau hal-hal yang menyangkut persoalan rumah tangga,”tutupnya.(RS1/RS6/E)

MESKI sudah duduk sebagai anggota Dewan di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Makassar, politisi dari partai Hanura, Andi Nurmiati tidak melupakan perjuangan konstituennya.  Olehnya itu Dirinya setiap bulan rutin mengadakan arisan khusus untuk konstituennya.

“Setiap bulan itu, saya mewajibkan untuk bertemu dengan konstituen, bahkan kalau ada waktu luang, itu bisa sampai dua kali dalam sebulan. Pertemuan tersebut kita kemas dalam bentuk arisan,”ungkap Nurmiati kepada Harian Rakyat Sulsel, kemarin.

Yang menarik dari arisan tersebut, karena seluruh undangan yang hadir tidak perlu menyiapkan uang untuk ikut arisan, karena semuanya dari Nurmiati. “Arisannya memang sengaja saya kemas sedemikian rupa, jadi uang arisan itu semua dari saya yang di undi untuk konstituen,”katanya.

“Ini merupakan bentuk terima kasih saya kepada tim, karena saya duduk sebagai anggota dewan, itu karena mereka juga. Biasanya arisan tersebut kita selingi dengan ceramah agama atau sesekali pelatihan,”lanjut Nurmiati.

Rutinitas turun kekonstituen merupakan hal wajib yang dilakukan oleh Nurmiati,  mulai dari bentuk arisan, kegiatan sosial, bahkan sampai acara hajatan seperti pesta kawinan. “Meski demikian saya tetap membagi waktu baik antara kegiatan kepartaian, pekerjaan sebagai anggota Dewan dan konstituen,”paparnya.

Menurutnya, ada jadwal kegiatan yang memang telah di buat oleh timnya, dan itu setiap bulan dilakukan pengajian.”Apalagi beberapa waktu lalu, partai saya kan hampir tidak ada kegiatan, sampai ada ketua definitif,”kata Nurmiati.

Sementara itu, untuk keluarga, Nurmiati mengaku tetap menyiapkan waktu, meski terkadang disibukkan dengan kegiatan partai dan di DPRD. “Sejauh ini, saya masih punya waktu untuk mengantar anak saya ke sekolah setiap hari. Dalam mengatur waktu antara keluarga dengan pekerjaan, saya selalu memakai prinsip skala prioritas. Misalnya bagaimana cara mengatur waktu ketika ada kegiatan di partai, tiba-tiba ada rapat juga di DPRD, disitu saya harus melihat yang mana yang skala prioritas,”jelasnya.

Tetapi, kata Nurmiati, kalau dua-duanya penting dirinya harus mengikuti keduanya.”bisa saja saya ikuti rapat dulu, kemudia saya ijin sebentar, kemudian mengikuti kegiatan ke partai atau sebaliknya, partai juga merupakan priotitas utama.

“Kalau masalah keluarga, saya juga melihat skalanya, seperti apa. Saya dan suami juga telah ada komitmen, karena kita masing-masing sibuk, jadi ketika ada persoalan, siapa yang tidak sibuk, Dia yang menyelesaikan persoalan baik dengan persoalan dengan anak-anak atau hal-hal yang menyangkut persoalan rumah tangga,”tutupnya.(RS1/RS6/E)

Komentar