oleh

ABD. RACHMAN THAHA, Pengurus Litbang DPP PPP

Editor :Rakyat Sulsel.Com-Wawancara

JK-Ilham Dekat itu Biasa

RAKYAT SULSEL — Sebagai salah satu tokoh nasional dari Sulawesi Selatan, nama Jusuf Kalla (JK) masih mempunyai nilai jual yang besar, apalagi untuk kepentingan politik. Hal ini tidak lepas dari buah kepemimpinannya yang sangat mengagumkan saat menjadi Wakil Presiden. Nama besar JK pun menjadi bahan jualan bagi kandidat calon gubernur di Sulawesi Selatan.
Menurut salah satu kader Dewan pengurus Pusat (DPP) Partai Persatuan pembangunan (PPP), Rahman Taha, JK itu adalah salah satu aset Sulsel yang sangat peduli dengan kaum miskin. Berikut petikan wawancara wartawan Harian Rakyat Sulsel dengan Rahma Taha, kemarin.

+ Sebagai politisi yang dekat, bagaimana Anda melihat sosok JK?
– Sebagai putra Sulsel, JK itu adalah aset yang berharga bagi Sulsel yang masih punya ide yang cemerlang dan kepedulian terhadap bangsa, khususnya terhadap rakyat miskin.
Salah salah bukti dari ide cemerlangnya ketika beliau menjabat Wakil Presiden RI, pembangunan di wilayah Indonesia timur itu cukup pesat. Bukan hanya itu, di beberapa bagian Indonesia juga ada hasil pemikiran beliau.

+ Terkait adanya calon kandidat yang menjadikan nama besar JK sebagai bahan jualan pada pemilihan gubernur mendatang, menurut Anda?
– JK itu orangnya netral. Beliau tidak ingin persoalan politik menggangu kemajuan Sulsel. Pak Ilham dan Pak Syahrul kan sama-sama dekat dengan beliau.
Saya melihat kedua kandidat ini berebut simpati dengan beliau. Itu merupakan strategi masing-masing kandidat dan itu sah-sah saja sepanjang tidak tidak merusak tatanan yang ada.
Pak Ilham itu sangat dekat dengan beliau. Jadi kalaupun mereka terlihat dekat itu sudah biasa, cuma karena moment saja yang bertepatan dengan kondisi politik di Sulsel.

+ Anda kan dekat dengan sosok JK. Kira-kira seperti apa sosok pemimpin Sulsel di mata JK?
– Saya melihat JK itu akan mendorong yang muda untuk menjadi pemimpin Sulsel kedepan, dan beliau pasti menginginkan suasana dan semangat baru. Dan secara moral saya juga mendukung Ilham Arief Sirajuddin sebagai Gubernur Sulsel periode mendatang.

+ Terkait rencananyan dukungan PPP terhadap pencalaon JK sebagai calon presiden mendatang?
– Ini memang sudah dibahas di Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) lalu di Kediri dan 12 Dewan Pengurus Daerah (DPD) sudah menyatakan sikap secara internal mendukung ketua umum PPP dan secara eksternal itu PPP mendukung Jusuf Kalla.

+ Untuk persoalan usia, JK saat ini sudah memasuki usia yang ke-70, menurut Anda?
– Persoalan usia itu tidak bisa menjadi tolok ukur, sepanjang fisiknya masih kuat dan punya ide kenapa tidak. Apalagi JK adalah aset daerah. (RS1/D)

Sebagai salah satu tokoh nasional dari Sulawesi Selatan, nama Jusuf Kalla (JK) masih mempunyai nilai jual yang besar, apalagi untuk kepentingan politik. Hal ini tidak lepas dari buah kepemimpinannya yang sangat mengagumkan saat menjadi Wakil Presiden. Nama besar JK pun menjadi bahan jualan bagi kandidat calon gubernur di Sulawesi Selatan.
Menurut salah satu kader Dewan pengurus Pusat (DPP) Partai Persatuan pembangunan (PPP), Rahman Taha, JK itu adalah salah satu aset Sulsel yang sangat peduli dengan kaum miskin. Berikut petikan wawancara wartawan Harian Rakyat Sulsel dengan Rahma Taha, kemarin.

+ Sebagai politisi yang dekat, bagaimana Anda melihat sosok JK?
– Sebagai putra Sulsel, JK itu adalah aset yang berharga bagi Sulsel yang masih punya ide yang cemerlang dan kepedulian terhadap bangsa, khususnya terhadap rakyat miskin.
Salah salah bukti dari ide cemerlangnya ketika beliau menjabat Wakil Presiden RI, pembangunan di wilayah Indonesia timur itu cukup pesat. Bukan hanya itu, di beberapa bagian Indonesia juga ada hasil pemikiran beliau.

+ Terkait adanya calon kandidat yang menjadikan nama besar JK sebagai bahan jualan pada pemilihan gubernur mendatang, menurut Anda?
– JK itu orangnya netral. Beliau tidak ingin persoalan politik menggangu kemajuan Sulsel. Pak Ilham dan Pak Syahrul kan sama-sama dekat dengan beliau.
Saya melihat kedua kandidat ini berebut simpati dengan beliau. Itu merupakan strategi masing-masing kandidat dan itu sah-sah saja sepanjang tidak tidak merusak tatanan yang ada.
Pak Ilham itu sangat dekat dengan beliau. Jadi kalaupun mereka terlihat dekat itu sudah biasa, cuma karena moment saja yang bertepatan dengan kondisi politik di Sulsel.

+ Anda kan dekat dengan sosok JK. Kira-kira seperti apa sosok pemimpin Sulsel di mata JK?
– Saya melihat JK itu akan mendorong yang muda untuk menjadi pemimpin Sulsel kedepan, dan beliau pasti menginginkan suasana dan semangat baru. Dan secara moral saya juga mendukung Ilham Arief Sirajuddin sebagai Gubernur Sulsel periode mendatang.

+ Terkait rencananyan dukungan PPP terhadap pencalaon JK sebagai calon presiden mendatang?
– Ini memang sudah dibahas di Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) lalu di Kediri dan 12 Dewan Pengurus Daerah (DPD) sudah menyatakan sikap secara internal mendukung ketua umum PPP dan secara eksternal itu PPP mendukung Jusuf Kalla.

+ Untuk persoalan usia, JK saat ini sudah memasuki usia yang ke-70, menurut Anda?
– Persoalan usia itu tidak bisa menjadi tolok ukur, sepanjang fisiknya masih kuat dan punya ide kenapa tidak. Apalagi JK adalah aset daerah. (RS1/D)

Komentar