oleh

Mari Teropong Rekam Jejak Kandidat!

Editor : Rakyat Sulsel.Com-Berita-

RAKYAT SULSEL — SIAPA yang akan Anda pilih dalam Pilgub 22 Januari 2013 mendatang? Mungkin saja Anda sudah mulai mereka-reka atau menimbang-nimbang kandidat mana yang akan Anda dukung.
Banyak perilaku pemilih (political behaviour) dalam menentukan pilihannya terhadap seorang kandidat yang dapat dikelompokkan dalam beberapa kategori.
Di antaranya, ada sebagian pemilih yang menentukan pilihan karena kesamaan ideologi dengan kandidat. Namun sepertinya hal ini sudah mulai terkikis.
Lalu, ada pula pemilih yang memilih sang kandidatnya berdasarkan pada afiliasi partai politik. Kandidat yang didukung partai politik pilihannya, kepada dialah pilihan dijatuhkan. Pemilih yang berprilaku seperti ini agaknya lebih banyak, sehingga para kandidat berupaya sekuat tenaga untuk memperoleh dukungan partai politik sebanyak mungkin. Bahkan, selain partai besar, partai nonparlemen pun tetap menjadi incaran. Di Sulsel, koalisi nonparlemen terdiri dari 22 parpol yang mengantongi persentase suara 18,26 persen.
Kemudian, ada pemilih yang didasarkan pada kesamaan etnisitas. Kandidat biasanya menjadikan isu etnisitas sebagai penarik suara, meski sebenarnya dalam Pemilukada saat ini hal itu tidak terlalu berpengaruh.
Kategori lainnya, pilihan didasarkan pada pragmatisme politik. Pragmatisme ini bisa muncul karena banyak hal, seperti politik uang, kedekatan dengan kandidat, dan sebagainya.
Politik uang dalam berbagai bentuk manifestasinya, mempunyai pengaruh yang sangat besar dalam membentuk pragmatisme politik. Politik uang sebagai bentuk pragmatisme politik tidak selalu dalam arti pemberian sejumlah uang kepada pemilih, tapi bisa dalam bentuk-bentuk yang agak soft agar tidak dikesankan “membeli” suara. Diperkirakan, banyak pemilih dalam Pilkada menempuh cara ini untuk menentukan pilihan.
Nah, ada pula pemilih yang menjatuhkan pilihannya kepada kandidat karena program dan integritas dari sang kandidat. Biasanya, ini dilakukan oleh para pemilih rasional. Hanya saja, sepertinya tidak banyak pemilih yang menggunakan hal ini sebagai pertimbangan utama untuk menentukan pilihan.
Ada juga (mungkin), pemilih menentukan pilihannya karena kombinasi dan perpaduan dari beberapa kategori itu. Namun pemilih yang cerdas seharusnya melihat pada rekam jejak kandidat, integritas, keahlian, dan program yang ditawarkan. Ruang kecerdasan dan akal sehat tetap harus dipelihara dalam Pilkada Sulsel. Selamat menimbang-nimbang dan meneropong kandidat yang akan Anda pilih! (*)

Komentar