oleh

JK Bilang, Jangan Karbitan

Editor : rakyat-admin-Berita, HL-

RAKYAT SULSEL — DALAM setiap Pilkada di tanah air pula kita selalu disodorkan dengan fenomena maraknya calon yang berambisi menjadi bupati, walikota sampai gubernur, bahkan menjadi presiden.
Muncul pada saat ada maunya sebagai pemimpin. Pemimpin model instans seperti itulah yang sepatutnya diwaspadai, jangan sampai terpilih. Kalau terpilih rakyatnya akan menderita selama lima tahun.Demikian Digambarkan Wakil Presiden RI ke-10 Jusuf Kalla  saat membawakan acara di salah Satu stasiun TV nasional swasta, di Makassar, kemarin.Untuk menjadi pemimpin itu, kata pria yang akrab disapa JK, harus melalui proses, bukan karbitan. Sebagai seorang pemimpin tentu harus mempunyai wawasan yang luas, berani dan cepat mengambil keputusan. “Diperlukan pengalaman untuk menjadi seorang pemimpin. Apalagi jika tidak melalui sebuah proses, ” ungkap JK di Wisma Kalla.Menurutnya, Sebagai calon pemimpin masa depan bangsa, pembelajaran kepemimpinan perlu ditanamkankan dari tingkat awal sampai akhir pada generasi muda kita.
“Jangan mengartikan kepemimpinan itu sempit, jangan hanya berpikir untuk jadi bupati, gubernur atau presiden. Kita butuh kepeminpian sekarang dan kedepan yang sangat luas, bidang ekonomi contohnya, kita juga bisa menjadi pemimpin di bidang tersebut,” kata bapak kemanusiaan ini.Yang terpenting, lanjutnya, pemimpin itu harus tunbuh melalui proses, cepat atau lambat proses tersebut, iru persoalan belakangan, intinya calon pemimpin harus bisa melewati semua prose untuk menjadi seorang pemmpin.“Orang Sulsel, itu di kenal dengan “pa’bambangan na tolo” ( emosional dan bodoh, Red), itu yang mesti kita ubah. Bagaimana caranya agar istilah tersebut menjadi “pa’bambangan macca” (emosional dan cerdas, Eed),” lanjutnya.Ditambahkan JK, saat ini jumlah pegawai negeri sipil (PNS) di Indonesia mencapai angka 4 juta lebih, dengan angka tersebut terlalu gemuk birokrasi yang ada sekarang. ”Tinggal bagaimana pihak akademisi yang berperan membentuk karakter calon pemimpin ke depan .Menanggapi pemimpin karbitan, Dosen ilmu Politik Universitas Muhammdiyah (Unismuh) Makassar, Arqam Azikin menambahkan, bahwa pemuda sekarang ini, harus menempa diri untuk menjadi leadhership, seperti halnya JK. Dimatanya, JK, bukan hanya sekedar pemimpin, tetapi seorang pemimpin yang +punya integritas dan idealism dan bisa mengambil keputusan yang tepat.“Ada beberapa hal yang perlu di lakukan untuk melalui proses untuk menjadi pemimpin,  yaitu membuka diri terhadap hal yang membangun, proses pengkaderan, melakukan kajian tematik dan workshop skill. Itu yang harus jalan,” tandas Arqam.(RS8/al/E)

 

Komentar